0851-1771-0070 rumahanakcilandak@gmail.com Senin – Jum'at, 09.00 – 15.00
IG FB YT
Beranda  /  Artikel  /  Parenting
Parenting

Mengapa Balita Suka Memanjat, Berlari, Melompat, Tidak Bisa Diam?

Tim Sekolah Alam Balita 10 October 2026 5 menit baca
Mengapa Balita Suka Memanjat, Berlari, Melompat, Tidak Bisa Diam?

Melihat si kecil terus berlarian kesana-kemari tanpa henti wajar memicu kekhawatiran. Namun, fase ini justru merupakan fase emas perkembangan motorik balita aktif yang sedang menguji ketahanan tubuhnya.

Normalnya balita banyak bergerak. Balita belajar lewat berbagai macam gerakan. Berlari, memanjat, menyentuh, dan berpindah-pindah membantu otaknya memahami dunia. Bagian otak yang mengatur fokus dan kontrol emosi masih berkembang. Karena itu anak mudah berpindah perhatian dan sulit duduk tenang terlalu lama.

Energi melimpah yang membuat mereka seolah tidak memiliki tombol jeda merupakan cara alami balita mengeksplorasi batas kemampuan fisik dan gravitasi di sekitarnya. Perilaku dinamis ini justru menjadi indikator positif bahwa sistem saraf dan koordinasi otot anak Anda berfungsi dengan sangat prima.

Apa yang Membuat Balita Sangat Gemar Memanjat Perabotan?

Keinginan memanjat dipicu oleh rasa penasaran alami balita untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, layaknya orang dewasa. Sekitar usia 12 hingga 24 bulan, anak-anak mulai menemukan kekuatan baru di otot kaki serta lengan mereka. Mereka memanjat rak buku atau sandaran sofa semata-mata untuk menguji keseimbangan tubuh setelah berhasil menguasai kemampuan berjalan. Bagi balita, setiap perabotan di rumah adalah tantangan fisik menggiurkan yang siap untuk mereka taklukkan hari itu juga.

Beberapa anak memiliki temperamen lebih aktif dan dia membutuhkan aktivitas sensorik atau permainan yang menantang. Daripada terus melarang, sebaiknya arahkan hasrat memanjat ini ke fasilitas yang lebih aman dan terukur. Anda bisa membuat tumpukan bantal tebal di lantai ruang keluarga agar mereka leluasa berguling dan mendaki tanpa takut cedera. Pengawasan ketat tetap mutlak diperlukan saat anak mulai bereksperimen dengan pijakan kakinya di area yang sedikit lebih tinggi. Latihan memanjat terkontrol ini secara bertahap memperkuat otot inti yang menopang postur tubuh tegak mereka di kemudian hari.

Mengapa Mereka Seolah Tidak Pernah Lelah Berlari dan Melompat?

Berlari dan melompat adalah bahasa ekspresi balita saat mereka merasa antusias menghadapi hal-hal baru di lingkungan sekitarnya. Kemampuan berlari lancar biasanya dicapai pada usia 18 bulan, lalu disusul keterampilan melompat dengan dua kaki di usia dua tahun. Gerakan berulang ini membantu menyempurnakan respons proprioseptif, yakni kesadaran otak mengenai posisi tubuh dalam suatu ruang gerak. Melalui lompatan dan lari cepat, balita gak bisa diem ini sedang mengkalibrasi seberapa besar tenaga yang dibutuhkan ototnya untuk bermanuver.

Energi yang seakan tidak ada habisnya ini juga merupakan mekanisme alami tubuh balita untuk melepaskan ketegangan atau stres ringan. Ketika ruang geraknya dibatasi terlalu ketat, mereka cenderung meluapkan energinya melalui tantrum yang menguras emosi orang tua. Memberikan ruang terbuka yang luas untuk berlarian bebas akan menyalurkan lonjakan energi tersebut menjadi aktivitas kardio yang menyehatkan jantung. Mereka perlahan akan belajar mengenali ritme napasnya sendiri dan kapan waktu yang tepat untuk beristirahat sejenak memulihkan tenaga.

Bagaimana Cara Menghadapi Balita yang Selalu Ingin Bergerak?

Menghadapi energi anak yang meletup-letup membutuhkan taktik pengelolaan lingkungan rumah yang cermat dari Anda. Mengurung mereka di area sempit justru akan menghambat proses pematangan sinapsis saraf motorik kasarnya.

  • Amankan seluruh pajangan keramik atau gelas kaca dari jangkauan area lintasan lari si kecil di ruang tengah. Lapisi setiap sudut meja yang tajam dengan pelindung silikon tebal untuk mengantisipasi benturan saat mereka asyik bermanuver tiba-tiba. Lingkungan bebas rintangan tajam akan memberikan Anda ketenangan ekstra saat membiarkan mereka bereksplorasi mandiri.
  • Alih-alih menyuruh anak duduk diam, ajaklah mereka bermain kejar-kejaran ringan di halaman belakang rumah setiap sore hari. Anda dapat membuat lintasan halang rintang sederhana menggunakan deretan kardus bekas yang aman untuk mereka lompati dengan ceria. Permainan terarah semacam ini sukses memfasilitasi kebutuhan gerak harian anak sekaligus memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan buah hatinya.
  • Berikan instruksi jelas mengenai tempat mana saja yang boleh dipanjat dan area mana yang haram untuk dijadikan pijakan kaki. Katakan dengan intonasi tegas namun tetap tenang saat memergoki anak bersiap mendaki rak televisi atau lemari buku tinggi. Konsistensi memberikan batasan ini perlahan akan melatih kemampuan regulasi diri balita saat menghadapi godaan benda berbahaya.
  • Sediakan wadah besar berisi pasir kinetik atau air sabun di teras rumah agar anak asyik meremas dan mencipratkan isinya. Permainan yang melibatkan perabaan tekstur ini terbukti sangat ampuh menyedot fokus balita untuk diam duduk manis dalam waktu relatif lama. Stimulasi sentuhan intens dari permainan sensori membantu menenangkan lonjakan impuls gerak berlebih pada tubuh mungil mereka.

Wajarkah Anak Tidak Bisa Diam?

Wajar. Justru, mama papa harus waspada jika menemukan Ananda yang berusia 2thn sangat pasif, bersikap diam baik di rumah maupun di luar rumah, tidak banyak gerak, nampak tidak memiliki antusias bermain, lebih banyak tidur atau mengantuk, jarang tersenyum dan tertawa.

Sekolah alam balita rumah anak cilandak menjadi partner orang tua dalam memberikan pola asuh pada balita. Salah satunya pemberian materi main yang mendorong anak 2thn banyak bergerak. Konsep sekolah alam yang di design khusus bagi balita akan membangun suasana Bahagia bagi balita untuk mau bermain dan bergerak Bersama kelompok sebayanya.

Bermain dengan hewan peliharaan sekolah, merawat tanaman, bermain di alam terbuka dan bergerak bebas. Kegiatan rutin seperti ini akan membantu perkembangan otak anak sehinga tumbuh kembangnya lebih optimal di semua aspek perkembangan. Jika mama papa membutuhkan konsultasi lebih banyak terkait perkembangan balita aktif dan program bagi balita gak bisa diem, jangan ragu untuk menghubungi school representative kami agar dapat kami bantu buatkan jadwal konsultasi secara free!

Butuh teman diskusi soal tumbuh kembang si Kecil?

Jadwalkan konsultasi gratis dengan tim kami.

Konsultasi via WhatsApp
Whatsapp