Kelas Bayi
Kegiatan kelas bayi difokuskan pada stimulasi bayi usia 12-24 bulan, dimana bayi akan mendapatkan stimulasi untuk perkembangan sensory system nya yaitu kemampuan Visual (melihat), Auditory (mendengar), tactil (Indera Peraba), Olfactory & Custatory (mencium dan merasakan), Vestibular (keseimbangan) dan Proprioception (pergerakan otot dan sendi-sendinya). Semua ini didapat dari kegiatan bermain-main di atas rumput, batu,pasir. Bermain dengan binatang peliharaan dan tanaman di sekolah, dan banyak lagi permainan sensory yang selalu berbeda dalam setiap pertemuan.
Merangkak, berjalan, berjinjit, berjongkok, membungkuk mencari kelinci, mendengar suara guru dan melihat perilaku teman sebayanya, tentu semua kegiatan tersebut dapat membantu bayi anda terstimulasi dengan optimal.
Orangtua wajib mendampingi karena muatan pembelajaran di dalamnya sangat bermanfaat dan wajib diketahui untuk para orangtua, akan mendapatkan ide-ide bermain, cara mendampingi yang tepat, dan mengetahui apakah ada indikator tumbuh kembangnya yang masih butuh perhatian khusus.
Kelas ini maksimal hanya 5 bayi per sessi agar para bayi merasa nyaman bermain, dan guru dapat fokus memperhatikan satu per satu. Durasi 60 menit dengan kegiatan sebagai berikut:
-Memberi makan binatang peliharaan, kelinci, ikan dan kura-kura.
-Menyiram tanaman
-Permainan sensory di taman rumput
-Istirahat untuk minum susu dan snack, ganti baju
-Gerak dan Lagu bahasa indonesia
-Wawancara orangtua untuk Cek up tumbuh kembang
Pada kelas ini, bahasa yang digunakan masih difokuskan pada satu bahasa ibu yaitu Indonesia, agar anak tidak mengalami bingung bahasa dan mengganggu perkembangan komunikasinya.
Untuk mendapatkan informasi lebih detail mengeai jadwal sekolah dan biayanya, silahkan hubungi admin sekolah.
Kelompok Bermain
Dipisahkan berdasarkan usia KB1: usia 2-3thn dan KB2: usia 3-4thn.
Fase dimana anak mulai dilatih untuk memiliki kepercayaan terhadap orangtuanya sehingga tidak takut untuk sekolah sendiri, sudah terbangun rasa aman dan nyaman terlebih dahulu pada guru, teman dan lingkungannya. Selanjutnya, anak akan lebih banyak mendapatkan stimulasi khusus untuk usia 2-3thn.
Yang menjadi penilaian guru adalah perkembangan kemampuan di 6 area yaitu:
-Komunikasi
-Motorik halus
-Motorik kasar
-Personal Sosial
-Kemampuan Menyelesaikan Masalah Sederhana
-Inisiatif dan kemandirian
Di KB1, orangtua akan langsung mendapatkan review harian dari guru secara lisan dan tulisan melalui buku monitoring. Orangtua juga akan mendapatkan pendampingan guru bagaimana dapat bekerjasama untuk menyapih dari fase bayi ke balita 2 thn, bagaimana membangun kepercayaan anak bahwa orangtuanya tidak akan meninggalkannya, sehingga indikator utama pada usia dapat dicapai yaitu sudah berani berpisah dengan orangtua untuk bergabung dalam kelompok bermainnya.
Perkembangan yang optimal didapat ketika ada kerjasama yang positif antara orangtua dengan gurunya. Pada jenjang KB 1, orangtua dapat memilihkan jumlah kehadiran , bisa memillih 1x seminggu atau 2x seminggu. Tentu saja frekuensi dan konsistensi kehadiran akan mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Setelah berulangtahun ke-3, anak akan naik ke KB2, kelas dimulai pada bulan Juli setiap tahun ajaran baru. Di KB2 anak akan lebih disiapkan untuk nantinya memasuki jenjang TK.
Setiap 2 bulan orangtua akan mendapatkan laporan Tumbuh Kembang dan setiap semester akan menerima LPPA (Laporan Pencapaian Perkembangan Anak) yang didalamnya terdapat rekomendasi apa saja yang dapat orangtua lakukan untuk mendampingi anak dalam proses pembelajaran usia dini
Kegiatan pendukung untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif adalah kegiatan observasi langsung (fieldtrip) yang dilakukan setiap semester. Kegiatan Gymnastic juga masuk dalam kurikulum untuk mendapatkan stimulasi motorik kasar yang lebih optimal.
Pada jenjang KB2, anak wajib mengikuti 3x kehadiran dalam seminggu untuk menyiapkan anak memasuki sekolah TK nya.
Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa ibu (Indonesia) agar perkembangan komunikasinya semakin optimal.
Untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai jadwal sekolah dan biayanya, silahkan hubungi admin sekolah.
TK
Pada fase ini anak akan mulai diajarkan tentang keteraturan. Mau mengikuti arahan guru. Sudah mau duduk lebih tenang untuk mendengarkan gurunya.
Di TK A anak belum diajarkan calistung, pada jenjang ini baru mulai untuk mengidentifikasi huruf dan angka. Satu huruf satu angka setiap satu minggu. Mengenal bentuknya, bunyinya, dan dapat menebalkan huruf/angkanya (tracing). Kegiatan selebihnya adalah bermain-bermain di alam. Ini sesuai dengan indikator tumbuh kembang yang termuat dalam Ages Stages Parenting Complete Monitoring Questionare yang menjadi dasar untuk mengukur kesesuaian perkembangan balita dengan usianya.
Pada jenjang TK anak sudah mulai dikenalkan bahasa asing (Inggris) karena kemampuan komunikasinya sudah sempurna.
Di jenjang TK B, usia anak sudah lebih dari 5thn, saatnya mulai mengenalkan membaca dengan tehnik menghafal suku kata, bukan mengeja huruf. Metode ini membantu anak dapat membaca dengan lebih menyenangkan dan lebih cepat sehingga anak semakin percaya diri. Hitungan dasar sederhana juga mulai diberikan di satu tahun terakhir menuju SD.
Jenjang TK B dilengkapi dengan Program PMSD (Persiapan Masuk SD), dimana siswa TK B mulai belajar membaca puisi di depan kelas, tampil bermain pianika, presentasi bahasa inggris, latihan menggambar untuk stimulasi menulis lebih baik, mendapat pendidikan karakter lebih banyak, pendidikan moral dan tata krama dan juga materi kemandirian, namun yang terutama bukanlah kemampuan akademisnya melainkan kematangan sosial emosinya.
Dapat dipastikan ketika masuk sekolah formal di SD, anak akan sangat siap dalam berprilaku dan berkarakter Mandiri dan Peduli.
Untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai jadwal sekolah dan biayanya, silahkan hubungi admin sekolah.
Layanan Terapi Psikologi
Saat ini semakin banyak anak dengan gangguan Sensory Integritas dan gangguan Wicara, didasari dari kebutuhan ini maka Sekolah Alam Balita-Rumah Anak Cilandak (RAC) bekerjasama dengan team ahli para psikolog dan terapis untuk dapat memberikan penanganan khusus bagi siswa yang membutuhkan layanan.
Layanan Terapi Psikologi di RAC juga dapat melayani untuk umum tidak hanya siswa RAC saja.
Namun yang menjadi keuntungan jika bersekolah di RAC, guru dapat mendampingi orangtua untuk memberikan rekomendasi-rekomendasi penting terkait tumbuh kembang salah satunya membuat rujukan konsultasi dengan psikolog di RAC, jika mungkin didapatkan anak memiliki gangguan dalam tumbuh kembangnya yang nampak setelah beberapa bulan bersekolah di RAC. Team guru akan bekerjasama dengan team psikolog dan terapis dalam monitor tumbuh kembang siswa.
Layanan terapi Psikologi yang diberikan antara lain adalah sebagai berikut:
Assesmen Psikologi dan sensory:
- Test kesiapan sekolah
- Assesmen sensori
Layanan Konsultasi Tumbuh Kembang:
- Konsultasi psikolog
- Terapi Sensory Integritas (SI)
- Terapi wicara
Dilayani oleh para Psikolog anak dan keluarga yang sudah cukup senior lebih dari 10thn praktek di berbagai klinik tumbuh kembang. Salah satunya adalah Psikolog Astrid Wen yang juga merupakan inisiator layanan Terapi Psikologi di Rumah Anak Cilandak. Astrid Wen juga merupakan Psikolog pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi Terapi Bermain. Psikolog Astrid Wen juga memberikan pelatihan kepada guru-guru di RAC untuk menguasai metode Terapi Bermain (Theraplay) untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.
Dan juga di dukung oleh para therapist yaitu therapist okupasi dan juga terapis wicara yang sudah berpengalaman membantu ratusan balita dengan gangguan tumbuh kembang.
Untuk mendapatkan informasi harga layanan terapi silahkan hubungi admin Rumah Anak Cilandak